The Killing Of A Sacred Deer (2017)

INSOMANIAC



Halo sahabat insom! kali ini kita akan review tentang movie The Killing Of A Sacred Deer, sebuah film bergenre drama/misteri/thriller.
Ceekidot buat reviewnya :p

Genre: Horror, Drama, Mystery

Film ini menceritakan tentang seorang dokter bedah jantung bernama dr. Steven Murphy (Colin Farrell) yang kehidupan rumah tangganya sangat sempurna. Kekayaan, kebahagiaan, dan keharmonisan rumah tangga sudah diraihnya. Secara tidak disadari, konflik disini malah dimulai dari dokter itu sendiri yang bertanggungjawab atas meninggalnya ayah dari Martin (Barry Keoghan). Sebagai seorang anak, Martin merasa sangat kehilangan dan harus menerima kenyataan untuk merelakan kematian ayahnya. Didorong oleh rasa rindunya akan sosok ayah, maka Martin pun menjalin hubungan pertemanan dengan dr. Steven Murphy yang juga merasa simpatik dengan nasib yang dialami oleh Martin.
Tak lama setelah itu, penyakit aneh pun menimpa Bob (Sunny Suljic), anak laki-laki dr. Steven Murphy. Bob mengalami kelumpuhan kaki dan ketika dicek malah hasilnya normal, lalu ia dirawat di rumah sakit dalam waktu yang lama. Disusul dengan kakak perempuan Bob, Kim (Raffey Cassidy) yang mengalami kejadian serupa dengan adiknya. What's going on here?
The Killing of a Sacred Deer memberikan saya sebuah pengalaman menonton film drama psikologis yang memorable disetiap scenenya. Bagaimana bila seorang dokter bedah jantung yang berpikiran sangat rasional bertekuk lutut pada kenyataan bahwa hal mistis di dunia ini pasti ada. Menonton film ini seperti menyiksa batin saya untuk berkata hey pasti ada cara lain, you don't have to do those f***ing things.
Emosi saya pun turut diperas habis habisan ketika dipertengahan film. Bagaimana tidak, pemeran utama berakting dengan sangat pandai memendam amarah dan bersikap innocent terhadap apapun yang terjadi. Musik latar film ini ikut menambah kesan misteri yang mendalam terhadap setiap kejadian aneh yang menimpa keluarga dr. Steven Murphy. Dan satu lagi, Barry Keoghan yang pernah kita temui di film besutan Christopher Nolan, Dunkirk (2017) benar-benar menunjukkan performa akting yang sangat mumpuni. Ekspresi yang ia tunjukkan benar-benar natural. Terakhir, jangan ragukan cinematography-nya, karena setiap angle pengambilan gambar dari film ini sudah cukup berkelas menurut saya dan makna tersirat dari film ini benar-benar menyentuh perasaan yang dalam. Jadi saya rekomendasikan film ini bcs personally i never regret to watched this movie, sangat bagus, ditambah lagi bagi yang suka film psikologis.

TRAILER


Gimana tentang reviewnya? yuk langsung gaskan buat nonton :D.
See next time sahabat INSOM! :D
-Toxic Team

Comments

Popular posts from this blog

Hideaways (2011)

Alpha (2018)

Truth or Dare (2018)