The Darkest Minds (2018)

INSOMANIAC



Halo sahabat insom! kali ini kita akan review tentang movie The Darkest Minds loh :O
Ceekidot buat reviewnya :p

Genre: Action, Science, Fantasy, Thriller, Mystery

Sebuah sindrom mematikan telah tersebar ke seluruh dunia yang mana menjangkiti 90% populasi anak didunia. So where are the 10%? Seperti yang sudah kita tebak ketika baru beberapa menit menonton, yups, they have special abilities - jadi bisa saya simpulkan bahwa penyakit menular tsb ibarat filter untuk menyaring 'superhuman'.
Ruby Dally kecil mendapat hadiah ulang tahun yang benar-benar telah merubah hidupnya. Ia merayakan ulang tahunnya bersama orang tuanya dan keesokan harinya orang tuanya mendadak lupa dengan Ruby *mirip amnesia lah, tapi cuma lupa sama si Ruby*, lalu ia dijemput pasukan tak dikenal dan dibawa ke camp yang berisi anak-anak yang memiliki kekuatan super *yang termasuk kedalam 10% anak di dunia yang tidak terjangkiti penyakit mematikan*. Anak-anak tsb dipisahkan ke dalam 5 golongan.
  • Golongan 1 (hijau) : anak dengan tingkat kecerdasan yang tinggi
  • Golongan 2 (biru) : anak dengan kemampuan telekinesis
  • Golongan 3 (emas) : pengendali listrik
  • dan golongan dengan jumlah paling sedikit sekali karena kemampuannya paling berbahaya dan harus dibunuh yaitu:
  • Golongan 4 (merah) : anak dengan kemampuan menghasilkan semburan api dari mulutnya
  • Golongan 5 (orange) : tingkat tertinggi dari semua golongan, bisa membaca ingatan orang lain dan memanipulasi pikiran orang lain

  • And once again, seperti yg sudah saya tebak sebelumnya, Ruby termasuk kedalam Golongan orange. Dan ketika dokter yang memeriksanya ingin membunuhnya, Ruby langsung memanipulasi pikiran dokter tsb dan mengatakan bahwa ia termasuk ke golongan hijau. Seperti terhipnotis, dokter tsb pun mempercayai Ruby dan memasukkannya ke golongan hijau.
    6 tahun kemudian Ruby berhasil dibantu kabur dari camp karena identitasnya sebagai 'orange' diketahui oleh pengurus kamp. Di perjalanan, Ruby (Amandla Stenberg) bertemu dengan si biru Liam (Harris Dickinson), si hijau Charles (Skylan Brooks), dan si emas Suzume (Miya Cech). Mereka bertujuan untuk mencari tempat yang layak untuk mereka menemukan ketenangan - no more camps - dan tak mau dikekang oleh petugas camp yang arogan lagi.
    Dapatkah mereka menemukan 'rumah'? Watch it if u r curious :P.
    The Darkest Minds (2018) memang sempat booming di internet karena membawa tema Sci-Fi dan remaja. Dari posternya saja sudah cukup menggelitik rasa penasaran saya untuk menontonnya. But when I see the rating before I watch that, hmm it feels like "what? r u fckin kidding me??" Huft. Rating IMDb untuk film ini adalah 5,5/10. Kenapa itu bisa terjadi?
    Hal pertama yang saya sadari adalah CGI yang masih perlu diperhalus lagi, apalagi pas scene Liam numbangin pohon itu masih kasar menurut saya. Lalu, saya agak kesel juga sama ai Ruby ini, actionnya telat. Ketika temennya dipukulin malah teriak2 STOP! STOP! berulangkali padahal dia sendiri bisa ngendaliin pikiran orang tsb biar berhenti mukulin temennya, dan pas temennya udah babak belur baru mulai actionnya. Tokoh antagonis disini juga terkesan mudah dikalahin, padahal villainnya itu udh bisa dibilang 'The King'. Dan terakhir perasaan saya setelah selesai menonton film ini cuma "oh gitu aja?".
    So guys bagi kalian yang mau nonton, go ahead. Karena sebagai film bergenre Sci-Fi/Thriller, The Darkest Minds cukup menghibur dan setidaknya bisa mengisi waktu kalian para jomblo yang kesepian di malam minggu.

    TRAILER


    Gimana tentang reviewnya? yuk langsung gaskan coy buat nonton :D.
    See next time sahabat INSOM! :D
    -Toxic Team

    Comments

    Popular posts from this blog

    Hideaways (2011)

    Alpha (2018)

    Truth or Dare (2018)