The Blair Witch Project (1999)
INSOMANIAC
Halo sahabat insom! kali ini kita akan review tentang movie The Blair Witch Project. Pernah membayangkan jika kalian pergi ke suatu tempat untuk melakukan riset tentang sebuah mitos yang diyakini penduduk sekitar bahwa di tempat tersebut memiliki sebuah legenda menyeramkan? Mungkin tidak. Tetapi kita bisa menemukannya di film The Blair Witch Project yang dirilis pada tahun 1999 yang uniknya di sini adalah seluruh pengambilan gambar dari film ini dilakukan dengan handycam dan berbagai alat-alat kamera lainnya. Mau tau reviewnya? :D
Ceekidot buat reviewnya :p
Genre: Horror, Mystery, Psychological, Supernatural
Bercerita tentang tiga orang mahasiswa yang melakukan sebuah penelitian yang mereka namakan The Blair Witch Project di tahun 1993 bernama Heather, Josh, dan Mike. Inti dari cerita ini adalah mereka melakukan perjalanan ke hutan untuk mencari tahu apakah kebenaran dibalik semua mitos-mitos yang berada di kalangan masyarakat di sana dan pada akhirnya (ini bukan spoiler) mereka menghilang secara misterius dan setahun kemudian setelah dilakukan pencarian, pihak berwenang menemukan sebuah rekaman yang mereka gunakan untuk penelitian itu then fortunately rekaman itu masih normal atau bisa dibilang whole of this movie is about that recording. Tentu penasaran bukan Kenapa mereka bertiga bisa menghilang dan jawabannya benar-benar ada di rekaman tersebut.
Sebenarnya saya memberikan rate untuk film ini itu sekitar 7,5 dari 10 atau di bahasa atau sekitar 3,5 dari 5. Sebenarnya kalau di dalam ukuran film horor 7,5 dari 10 itu sudah termasuk bagus Jadi kenapa saya memberikan rate yang lumayan bagus buat film ini karena pertama, setiap kejadian menegangkan di situ memang benar-benar terasa, atmosfer yang betul-betul terasa karena selain tidak menggunakan teknologi canggih untuk menangkap sinematografi yang lebih bagus, daripada film-film zaman sekarang yang mana dari segi visual lebih jernih dan sinematografinya juga patut diacungi jempol. Tetapi keberanian dari perilisan film ini adalah kenapa mereka menggunakan handycam dan alasannya adalah produser ingin memberikan kita kesan bahwa kita benar-benar berada di dalam film itu dan setiap gerak-gerik, ketakutan dan setiap kejadian yang menyeramkan yang mereka alami serasa kita benar-benar berada di situ. Dan kemudian jangan tanyakan lagi kualitas akting di dalam film tersebut karena memang akting mereka are very impressive.
Akhir kata ini benar-benar film horor yang sangat saya rekomendasikan bagi pecinta horror movie yang sudah lelah dengan berbagai jumpscare yang mainstream.
Sebenarnya saya memberikan rate untuk film ini itu sekitar 7,5 dari 10 atau di bahasa atau sekitar 3,5 dari 5. Sebenarnya kalau di dalam ukuran film horor 7,5 dari 10 itu sudah termasuk bagus Jadi kenapa saya memberikan rate yang lumayan bagus buat film ini karena pertama, setiap kejadian menegangkan di situ memang benar-benar terasa, atmosfer yang betul-betul terasa karena selain tidak menggunakan teknologi canggih untuk menangkap sinematografi yang lebih bagus, daripada film-film zaman sekarang yang mana dari segi visual lebih jernih dan sinematografinya juga patut diacungi jempol. Tetapi keberanian dari perilisan film ini adalah kenapa mereka menggunakan handycam dan alasannya adalah produser ingin memberikan kita kesan bahwa kita benar-benar berada di dalam film itu dan setiap gerak-gerik, ketakutan dan setiap kejadian yang menyeramkan yang mereka alami serasa kita benar-benar berada di situ. Dan kemudian jangan tanyakan lagi kualitas akting di dalam film tersebut karena memang akting mereka are very impressive.
Akhir kata ini benar-benar film horor yang sangat saya rekomendasikan bagi pecinta horror movie yang sudah lelah dengan berbagai jumpscare yang mainstream.
Gimana tentang reviewnya? yuk langsung gaskan buat nonton :D.
See next time sahabat INSOM! :D
-Toxic Team

Comments
Post a Comment