Midnight Sun (2018)
INSOMANIAC
Halo sahabat insom! kali ini kita akan review tentang movie Midnight Sun. Sejujurnya saya bukan tipikal orang yang suka nonton film2 bergenre romance, but for transparency saya tertarik menonton ini film karena pernah baca ada yang ngepost di grup film dan dia bilang kalo Midnight Sun is a nice romance movie and literally worth to watch. Akunya penasaran dong ya, dan..
Ceekidot buat reviewnya :p
Genre: Romance, Drama
Bercerita tentang seorang remaja perempuan bernama Katie Price (Bella Thorne) yang mengidap sindrom XP (Xeroderma Pigmentosum) dari lahir, yang mana membuatnya tidak bisa terkena sedikitpun paparan cahaya matahari secara langsung, jika tidak, maka sel2 kulitnya akan terbakar dan begitu pula tubuhnya akan segera melemah dan menyebabkan kematian. Selama hidupnya ia hanya berada di dalam kamar, bermain gitar, online, dan homeschooling. Katie jatuh cinta pada Charlie (Patrick Schwarzenegger) sejak kecil karena Charlie selalu melintas didepan rumah Katie. Dan tiba pada saat malam perayaan kelulusan, Charlie dan Katie pun bertemu, dan seperti yang sudah kita duga, mereka pun jatuh cinta. Masalahnya adalah, bagaimana caranya Charlie bisa menerima kekurangan Katie?
Dari sinopsisnya saja udah terkesan mainstream. Udah berapa banyak film bertema sama seperti Midnight Sun? Bahkan film2 Indonesia sudah banyak menggunakan formula yang sama dengan film ini, apalagi film luar? Dan hmm, sorry to say, kualitas film ini tidak jauh beda dari ftv yang biasa kita lihat di channel2 tv Indonesia.
Konflik yang disajikan pun terkesan apa adanya. Tidak ada yang mengejutkan. Dan sekali lagi, setiap formula dan alur cerita yang disajikan sudah terlalu mainstream. Kemungkinan film ini memang dibuat untuk remaja2 zaman sekarang yang menyukai genre film romance but holy sh*t ini udah terlalu basi. Jadi simplenya, saya udah lama gak nonton genre romance nih kan, pas udah ketonton, malah ngecewain. Ini film ibarat cuma ngejual sedih2an, ditambah lagi dengan hampir keseluruhan alur yang bisa ditebak, ending yang tertebak, dan tidak berkesan sama sekali.
So gak perlu dipanjangin lagi deh ya, intinya ya kalau mau cari film romance sebenarnya tergantung dari selera masing2 aja ya. Menurut saya pribadi mungkin berbeda buat kalian, jadi yang mau nonton, nonton aja. Karena akting mereka yaa not bad lah. Patrick Schwarzenegger selaku anak kandung dari Arnold Schwarzenegger tenyata bisa juga dia akting, ngikutin jejak ayahnya. Suaranya juga ngebass, berwibawa lah, dan menurut saya, Patrick sudah punya bekal yang cukup untuk melanjutkan karirnya di bidang yang sama dengan ayahnya.
Dari sinopsisnya saja udah terkesan mainstream. Udah berapa banyak film bertema sama seperti Midnight Sun? Bahkan film2 Indonesia sudah banyak menggunakan formula yang sama dengan film ini, apalagi film luar? Dan hmm, sorry to say, kualitas film ini tidak jauh beda dari ftv yang biasa kita lihat di channel2 tv Indonesia.
Konflik yang disajikan pun terkesan apa adanya. Tidak ada yang mengejutkan. Dan sekali lagi, setiap formula dan alur cerita yang disajikan sudah terlalu mainstream. Kemungkinan film ini memang dibuat untuk remaja2 zaman sekarang yang menyukai genre film romance but holy sh*t ini udah terlalu basi. Jadi simplenya, saya udah lama gak nonton genre romance nih kan, pas udah ketonton, malah ngecewain. Ini film ibarat cuma ngejual sedih2an, ditambah lagi dengan hampir keseluruhan alur yang bisa ditebak, ending yang tertebak, dan tidak berkesan sama sekali.
So gak perlu dipanjangin lagi deh ya, intinya ya kalau mau cari film romance sebenarnya tergantung dari selera masing2 aja ya. Menurut saya pribadi mungkin berbeda buat kalian, jadi yang mau nonton, nonton aja. Karena akting mereka yaa not bad lah. Patrick Schwarzenegger selaku anak kandung dari Arnold Schwarzenegger tenyata bisa juga dia akting, ngikutin jejak ayahnya. Suaranya juga ngebass, berwibawa lah, dan menurut saya, Patrick sudah punya bekal yang cukup untuk melanjutkan karirnya di bidang yang sama dengan ayahnya.
Gimana tentang reviewnya? yuk langsung gaskan buat nonton :D.
See next time sahabat INSOM! :D
-Toxic Team

Comments
Post a Comment