Don't Hang Up (2016)
INSOMANIAC
Halo sahabat insom! kali ini kita akan review tentang movie Don't Hang Up :3
Ceekidot buat reviewnya :p
Genre: Horror, Thriller
Don't Hang Up (2016) menceritakan tentang 2 orang remaja yaitu Sam Fuller (Gregg Sulkin) dan Brady Mannion (Garrett Clayton) serta beberapa temannya yang mencari kepopuleran di internet dengan cara mengerjai (prank) orang di telepon dan merekam aksi mereka ke blog kumpulan video di internet (mirip youtube-lah), hanya untuk lelucon dan bahan tertawaan netizen luas, dan otomatis, nama mereka pun naik daun karena video yang mereka sebarkan menjadi viral.
Semua berjalan mulus pada awalnya. Sampai sebuah telepon masuk ke rumah Sam seakan meneror balik Sam dan Brady dengan cara yang sangat kejam, yaitu mengancam akan membunuh mereka - bahkan keluarga mereka satu persatu - bila tidak melakukan apa yang diinginkan si peneror. Dari sinopsis diatas saja kita sudah bisa menebak ya kalau yang meneror adalah korban prank mereka dulu. Yang mana? Ya ga tau lah guys! Korban prank Sam dan Brady ini udah banyak banget, gak kehitung lagi.
Memang, tujuan Sam dan Brady adalah untuk bersenang-senang, tapi adakah pihak yang terganggu? Nah ini dia poin penting dari aksi teror disini. Sam dan Brady yang pada waktu itu hanya berdua berada di rumah Sam menjadi seperti terkurung, karena si peneror berpesan bahwa jika mereka berusaha kabur dari rumah tsb, nyawa mereka akan jadi taruhannya.
Astaga! Telpon polisi gb*lk!!
Udah dicoba. Dan itu sia-sia. Semuanya udah dihack sama di peneror. Disini saya sebagai penonton alay malah kagum banget sama villainnya. Pinter. Padahal hampir keseluruhan film ini kita hanya mendengar suara peneror tsb hanya dari telepon tapi rasanya udah kayak didepan mata. Mau dibilang manusia tapi jiwa keiblisannya itu kerasa banget coba.
Adegan gore sering muncul disini, malah menurut saya agak berlebihan. Latar tempat hanya di dalam rumah memberikan kesan terisolasi dan atmosfer depresi begitu kental. Memang, ada suatu kepuasan tersendiri ketika kita melihat Sam dan Brady harus dikerjain balik *me be like 'hahah mampus lu makan tuh prank!!'* tapi ya itu tadi kok ngerjainnya berlebihan banget ya?
Menurut saya ini film dari segi cerita masih tergolong mainstream, terlebih kesannya seperti hanya memunculkan adegan berdarah-darah. Pesan moral yang ditarik pun tak banyak. Jangan jahil, titik.
Akting yang Gregg Sulkin dan Garrett Clayton tampilkan pun tidak mengecewakan.
Overall not bad sebenernya ya tergantung selera masing-masing penonton. Bagi yang suka film bergenre horror thriller ya kuy lah ditonton, gak bikin nyesel juga serta Cukup menghibur juga :D.
Semua berjalan mulus pada awalnya. Sampai sebuah telepon masuk ke rumah Sam seakan meneror balik Sam dan Brady dengan cara yang sangat kejam, yaitu mengancam akan membunuh mereka - bahkan keluarga mereka satu persatu - bila tidak melakukan apa yang diinginkan si peneror. Dari sinopsis diatas saja kita sudah bisa menebak ya kalau yang meneror adalah korban prank mereka dulu. Yang mana? Ya ga tau lah guys! Korban prank Sam dan Brady ini udah banyak banget, gak kehitung lagi.
Memang, tujuan Sam dan Brady adalah untuk bersenang-senang, tapi adakah pihak yang terganggu? Nah ini dia poin penting dari aksi teror disini. Sam dan Brady yang pada waktu itu hanya berdua berada di rumah Sam menjadi seperti terkurung, karena si peneror berpesan bahwa jika mereka berusaha kabur dari rumah tsb, nyawa mereka akan jadi taruhannya.
Astaga! Telpon polisi gb*lk!!
Udah dicoba. Dan itu sia-sia. Semuanya udah dihack sama di peneror. Disini saya sebagai penonton alay malah kagum banget sama villainnya. Pinter. Padahal hampir keseluruhan film ini kita hanya mendengar suara peneror tsb hanya dari telepon tapi rasanya udah kayak didepan mata. Mau dibilang manusia tapi jiwa keiblisannya itu kerasa banget coba.
Adegan gore sering muncul disini, malah menurut saya agak berlebihan. Latar tempat hanya di dalam rumah memberikan kesan terisolasi dan atmosfer depresi begitu kental. Memang, ada suatu kepuasan tersendiri ketika kita melihat Sam dan Brady harus dikerjain balik *me be like 'hahah mampus lu makan tuh prank!!'* tapi ya itu tadi kok ngerjainnya berlebihan banget ya?
Menurut saya ini film dari segi cerita masih tergolong mainstream, terlebih kesannya seperti hanya memunculkan adegan berdarah-darah. Pesan moral yang ditarik pun tak banyak. Jangan jahil, titik.
Akting yang Gregg Sulkin dan Garrett Clayton tampilkan pun tidak mengecewakan.
Overall not bad sebenernya ya tergantung selera masing-masing penonton. Bagi yang suka film bergenre horror thriller ya kuy lah ditonton, gak bikin nyesel juga serta Cukup menghibur juga :D.
Gimana tentang reviewnya? yuk langsung gaskan buat nonton :D.
See next time sahabat INSOM! :D
-Toxic Team

Comments
Post a Comment