Red Sparrow (2018)
INSOMANIAC
Halo sahabat insom! kali ini gw akan memberikan review tentang film spy" gituloh :3
Ceekidot buat reviewnya :p
Genre: Action, Thriller, Drama, Mystery
Suka film bertemakan spy atau agen rahasia? Red Sparrow (2018) bisa jadi pilihan bagus ketika kalian punya waktu luang sekaligus cuci mata karena pemeran utamanya si cantik Jennifer Lawrence.
Mungkin beberapa dari kalian berpikir bahwa Red Sparrow adalah sebuah judul film tentang female metahuman yang bisa berubah menjadi burung, atau matanya bisa berubah jadi merah atau apalah. But trust me, kalian salah. Red Sparrow (2018) bercerita tentang seorang balerina Rusia bernama Dominika Egorova (Jennifer Lawrence) yang sangat terkenal di negeri tsb. Namun sayangnya, Dominika harus menanggung kecewa karena kecelakaan di pertunjukan balet terakhirnya yang menyebabkan ia mengalami patah kaki dan tidak bisa melanjutkan karirnya yang cemerlang tersebut. Berkat bantuan pamannya, Egorov (Matthias Schoenaerts) kemudian Dominika masuk sebuah sekolah intelejen yang melatih para muridnya untuk menjadi agen mata-mata rahasia yang profesional.
Setelah lulus dari sekolah intelejen dan menjadi Sparrow (julukan agen rahasia), lalu Dominika diberikan misi rahasia dan beradu kelihaian spionase dengan seorang agen CIA, Nathaniel Nash (Joel Edgerton) yang memiliki tujuan yang berbeda dengan Dominika, dimana Dominika berpihak pada Rusia dan Nash berpihak pada Amerika.
Dengan profesinya dulu sebagai balerina, tentu akan sangat wajar bagi kita untuk meragukan kemampuan Dominika sebagai agen rahasia yang berhadapan langsung dengan agen CIA, dan taruhannya nyawa. Tapi buang jauh2 pikiran itu, guys. Dominika Egorova benar2 memiliki otak yang sangat cerdas, bahkan saya pun berpikir dia tidak cocok jadi balerina. Tidak seperti film bertemakan agen rahasia yang pada umumnya selalu menampilkan adegan adu jotos dan balap2an, justru Red Sparrow menawarkan sebuah penampilan apik JLaw selaku agen rahasia yang feminin, cerdas, dan taktik2 spionase yang mengagumkan. Berbeda dengan Atomic Blonde (2017) yang mana agen rahasia juga diperankan oleh seorang wanita, Charlize Theron, yang digambarkan memiliki keterampilan fighting yang amat menakutkan, di Red Sparrow justru JLaw memperlihatkan sisi feminisme yang sangat intens. Citra seorang wanita anggun dan menggoda sangat disandangnya. Itulah mengapa setiap lulusan sekolah intelejen tempat Dominika sekolahnya dulu dijuluki "Sparrow".
Keunggulan lagi dari film ini adalah adanya twist ending yang mana membuat saya berdecak kagum, bagaimana bisa dia sepintar itu astagaa.
Jangan ragukan kualitas akting seorang Jennifer Lawrence -_- apa saya harus menuliskan satu persatu film2 X-Men dan THG disini sebagai jaminan? hell no.
Sinematografi? Handal!
Mungkin beberapa dari kalian berpikir bahwa Red Sparrow adalah sebuah judul film tentang female metahuman yang bisa berubah menjadi burung, atau matanya bisa berubah jadi merah atau apalah. But trust me, kalian salah. Red Sparrow (2018) bercerita tentang seorang balerina Rusia bernama Dominika Egorova (Jennifer Lawrence) yang sangat terkenal di negeri tsb. Namun sayangnya, Dominika harus menanggung kecewa karena kecelakaan di pertunjukan balet terakhirnya yang menyebabkan ia mengalami patah kaki dan tidak bisa melanjutkan karirnya yang cemerlang tersebut. Berkat bantuan pamannya, Egorov (Matthias Schoenaerts) kemudian Dominika masuk sebuah sekolah intelejen yang melatih para muridnya untuk menjadi agen mata-mata rahasia yang profesional.
Setelah lulus dari sekolah intelejen dan menjadi Sparrow (julukan agen rahasia), lalu Dominika diberikan misi rahasia dan beradu kelihaian spionase dengan seorang agen CIA, Nathaniel Nash (Joel Edgerton) yang memiliki tujuan yang berbeda dengan Dominika, dimana Dominika berpihak pada Rusia dan Nash berpihak pada Amerika.
Dengan profesinya dulu sebagai balerina, tentu akan sangat wajar bagi kita untuk meragukan kemampuan Dominika sebagai agen rahasia yang berhadapan langsung dengan agen CIA, dan taruhannya nyawa. Tapi buang jauh2 pikiran itu, guys. Dominika Egorova benar2 memiliki otak yang sangat cerdas, bahkan saya pun berpikir dia tidak cocok jadi balerina. Tidak seperti film bertemakan agen rahasia yang pada umumnya selalu menampilkan adegan adu jotos dan balap2an, justru Red Sparrow menawarkan sebuah penampilan apik JLaw selaku agen rahasia yang feminin, cerdas, dan taktik2 spionase yang mengagumkan. Berbeda dengan Atomic Blonde (2017) yang mana agen rahasia juga diperankan oleh seorang wanita, Charlize Theron, yang digambarkan memiliki keterampilan fighting yang amat menakutkan, di Red Sparrow justru JLaw memperlihatkan sisi feminisme yang sangat intens. Citra seorang wanita anggun dan menggoda sangat disandangnya. Itulah mengapa setiap lulusan sekolah intelejen tempat Dominika sekolahnya dulu dijuluki "Sparrow".
Keunggulan lagi dari film ini adalah adanya twist ending yang mana membuat saya berdecak kagum, bagaimana bisa dia sepintar itu astagaa.
Jangan ragukan kualitas akting seorang Jennifer Lawrence -_- apa saya harus menuliskan satu persatu film2 X-Men dan THG disini sebagai jaminan? hell no.
Sinematografi? Handal!
Gimana tentang reviewnya? yuk langsung gaskan buat nonton :D untuk lihat itu tuh siapa lagi kalau bukan si cantik Jennifer Lawrence untuk aksinya.
See next time sahabat INSOM! :D
-Toxic Team

bagus
ReplyDeletemasih bagusan in drpd atomic blonde btw. :')
ReplyDelete